SENI DAN PIKIRAN SI SAKIT
Selama ini aku kebanyakan bercerita tentang pemanfaatan teknologi, kan? Nah, aku juga pengen cerita yang pemanfaatan seni di lingkungan sekolah nih!!!
Lagi-lagi, setting tempat (bahasa banget!!) yang aku ambil adalah di UKS…
Di UKS sepertinya memang benar bahwa di dalamnya perlu adanya suatu karya seni yang dipajang. Tentunya karya yang menyejukkan, lembut, menentramkan, dan sebagainya agar siswa yang lagi sakit (pasien dadakan..) kalo ngeliat lukisan atau karya itu jadi lebih tentram dan tenang, jadi agak cepet sembuh de….
Emang, bisa diambil kesimpulan bahwa karya seni dperlukan di UKS.
Kita tau seni atau karya lukis di sini, dapat sedikit mempengaruhi apa yang dipikirkan oleh penikmat seni itu sendiri (walah..). Kalian pasti langsung protes begitu liat gambar itu. Yah, begitulah UKS di sekolahku. Saat aku pertama masuk, yaitu kelas dua gara-gara suatu sakit tertentu (ya iyalah… masak orang ga sakit masuk UKS, eh…tunggu, dokter,petugas ma yang njenguk kan nggak sakit, ya? :D :D)
Nah, gambar orang itulah yang membuatku agak gimana…. Gitu. Masak orang lagi sakit diliatin gambar orang lagi marah! Penuh warna merah lagi, wajahnya engga jelas juga! Terus, yang satunya malah gunung meletus! Duh! Si sakit tambah sakit donk!
So, ati-ati aja kalo mau memanfaatkan seni di dalam UKS. Pilih yang gambar pegunungan, lukisan lembut, pinky-pinky atau lophe-lophe, air terjun, sunset ungu muda, atau yang keren-keren lainnya……!!!





