Aku udah pernah janji mau cerita sal dispenser, ya?
Rabu itu, aku sama temen-temen sekelas ada pelajaran lah raga jam ke satu sama dua. Gurunya baru lho… Lucu juga tuh guru, seru!! Nah, yang cewek disuruh latihan passing voli. Aku sekelompok ma tiga temenku. Nyebelin banget!! Nggak bias voli, sih…
Bolanya kasian, loncat silang-silang, jatuh, lempar lagi, masuk kOtak sampah, masuk got, masuk genangan air hujan, kelempar, ketendang juga! Kita malah buat gaya passing baru! Ada yang waktu nerima bola gayanya kayak nari BALET, lompat, berlutut, loncat-loncat, dan lain-lain… Abis itu sevice juga. Ada yang blanya malah kelempar ke belakang lho…
Nah, aku sama temenku, sebut aja Bunga, eh… BUNGA SEPATU (biar keren), ngerencanain misi khusus. A Secret Mission! Oh iya lupa, aku jelasin dulu bahwa di sekolahku ada aturan yang agak baru: Kalau jam enggak jam istirahat, murid enggak boleh menginjakkan kaki di toilet, eh maksudku di kantin!! Jadi, enggak boleh jajan.
Nah, aku ma Bunga Sepatu, saking hausnya, sama-sama nggak bawa minum, merancang sebuah petualangan PEMBANGKANGAN terhadap aturan! Yup, jajan pas bukan waktu istirahat. Kami mikir, masa kantin enggak mau dikasih duit, masa penjual nolak pembeli???!!
Kami mantep banget melangkah bagai pasukan paskibraka… Menuju ruang pelepas dahaga di sana… Pintu terbuka dan bagian dalam kantin mulai tertangkap oleh … oleh… oleh pandangan mata kami!! Sepatu telah menyisakan jejak di sana… Dua meter sudah mengeja lantai kantinnya…
“Eh, mbak, nggak boleh masuk!”
Kami langsung balik arah secepat kilat sambil meringis malu. Penjualnya ternyata menjunjung tinggi aturan!! Hihihi…
“Eh, aku pernah liat temen-temen minum di UKS lho…”
Nah, air di dispenser itulah yang akhirnya berhasil nglewati tenggrokan kami…
EH…!! TUNGGU…!! TENGGOROKAN ATAU KERONGKONGAN, YA?!! LUPA!
Alhamdulillah… betapa sejuknya sebentuk anugerah air ini…